Restful Api Laravel dan Sanctum #1: Install Laravel dan Insert Data User

Share:

Halo semua, kembali lagi di sahretech. Baiklah pada kesempatan kali ini kita akan belajar cara membuat restful api dengan laravel dan sanctum. Dimana tutorial ini akan dibahas dalam 6 artikel yang saling berkaitan. Ayo langsung ikuti tutorialnya berikut ini.


Sebelum kita masuk ke inti pembahasan, saya akan jelaskan terlebih dahulu mengenai tutorial yang akan kita pelajari kali ini. Tutorial ini memiliki 6 bagian terpisah, dimana setiap bagian saling berkaitan sehingga sangat dianjurkan untuk mulai belajar dari part 1. Dan disyaratkan juga sudah mengerti laravel dan restful api. Meski begitu, saya akan mencoba membahasnya semudah mungkin agar pemula juga bisa mengikutinya.

Di tutorial series kali ini kita akan membuat restful api dengan laravel dan sanctum. Menggunakan laravel 7 dan menggunakan postman sebagai aplikasi pengujiannya. Jadi tidak ada tampilan UI yang kita kerjakan. 


Apa itu Sanctum ?

Bagi yang baru mendengar sanctum, sanctum adalah sebuah library yang menyediakan sistem otentikasi sederhana untuk aplikasi SPA(single page application) dan mobile apps. Jadi api yang dibuat nantinya bisa diakses dengan menggunakan token, dimana token ini didapat setelah user login dengan akun mereka. Mungkin cukup segini dulu pengenalan library sanctum. Let's go mamang kita langsung ngoding.


1. Install Laravel

Lakukan instalasi laravel dengan menjalankan perintah di bawah ini dengan menggunakan cmd atau terminal. Dan untuk lokasi folder bebas kalian tentukan sendiri.
    

composer create-project --prefer-dist laravel/laravel:^7.0 laravel-sanctum

Setelah command di atas dijalankan, silahkan tunggu proses downloadnya hingga selesai. Masuk ke dalam direktori project. Lalu jalankan perintah php artisan serve untuk menjalankan local server virtual. Lalu buka browser dan masukkan URL http://127.0.0.1:8000

membuat restful api laravel sanctum
Laravel 7



2. Membuat Database dan Setting File .env

Nyalakan xampp service. Lalu akses http://localhost/phpmyadmin. Kemudian buatlah sebuah database baru dengan nama laravel_sanctum. 

membuat restful api laravel sanctum
Membuat database laravel_sanctum



Kemudian Buka project kalian menggunakan web editor seperti visual studio code. Lalu buka file .env. Lalu editlah konfigurasi database kalian seperti gambar di bawah ini.

membuat restful api laravel dan sanctum
Konfigurasi file .env




3. Migrate dan Seeding Data

Selanjutnya bukalah file DatabaseSeeder.php di dalam database/seeds lalu tambakan script di dalam public function run( ) seperti di bawah ini

    

public function run() {     DB::table('users')->insert([         'name' => Str::random(10),         'email' => Str::random(10).'@gmail.com',         'password' => Hash::make('password'),     ]); }


Script di atas digunakan untuk insert data ke dalam database dengan data random, jadi kita tidak perlu bersinggungan langsung dengan database.

Selanjutnya jalankan perintah di bawah ini dengan menggunakan cmd atau terminal. Perintah di bawah ini digunakan untuk melakukan migrasi tabel baru ke dalam database. 

    

php artisan migrate

Jika berhasil, maka akan tercipta 3 tabel baru di dalam database laravel_sanctum yang bisa kalian lihat seperti gambar di bawah ini.

membuat restful api laravel dan sanctum
3 Tabel baru masuk ke database


Selanjutnya jalankan perintah di bawah ini untuk melakukan insert data, data dibuat secara random dengan menggunakan script yang kita tambahkan di dalam file DatabaseSeeder.php di atas.

        

php artisan db:seed

Jika berhasil, maka akan muncul data baru di dalam tabel users seperti gambar di bawah ini.

membuat restful api laravel dan sanctum
Insert data ke database dengan seeder


Kalian bisa menjalankan perintah php artisan db:seed berkali-kali untuk membuat lebih banyak user di dalam database. Dan jika kalian bingung membaca password yang ada di tabel user, tenang!. Itu adalah hashing. Gunakan kata password saat login degan postman nantinya.


Sekian tutorial pertama tentang restful api laravel dan sanctum. Semoga artikel ini bermanfaat, jika ada kendala saat belajar, silahkan tanyakan langsung di kolom komentar di bawah ini dan mari kita diskusikan bersama-sama. Oh, ya jangan lewatkan juga tutorial restful api laravel dan sanctum di part-part selanjtunya ya.


Tutorial Dalam Satu Seri yang Sama ✨
📰 Restful Api Laravel dan Sanctum #1: Install Laravel dan Insert Data User read more
📰 Restful Api Laravel dan Sanctum #2: Install Sanctum dan Uji Coba Login read more
📰 Restful Api Laravel dan Sanctum #3: Menampilkan Data dari Database read more
📰 Restful Api Laravel dan Sanctum #4: Input Data ke Dalam Database read more
📰 Restful Api Laravel dan Sanctum #5: Update Data ke Database read more
📰 Restful Api Laravel dan Sanctum #6: Menghapus Data dari Database read more

No comments

Kalo baca, tolong kasih komentar dong!. Karena komentar kalian membantu kami menyediakan informasi yang lebih baik