Pengeritan Domain, tingkatan, Fungsi dan Jenis-jenisnya

Share:
Pengeritan Domain, tingkatan, Fungsi dan Jenis-jenisnya
Halo semuanya, kembali lagi di sahretech. Baiklah, pada kesempatan yang berbahagia kali ini saya akan mengupas tuntas definisi domain, struktur, jenis berserta contoh-contohnya. Bagi kamu yang sedang kuliah di jurusan IT wajib banget tau tentang domain, penasaran?, ayo ikuti pembahasannya di bawah ini.


Pengertian Domain

Apa sebenarnya domain itu? Pengertian domain adalah satu nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi, sebuah website, server komputer ,misalnya web server, mail server di perangkat komputer dan internet agar user tidak kesulitan mengakses dan tidak perlu mengingat IP address server tersebut.

Sebetulnya untuk bisa mendapatkan data atau informasi dari sebuah server, kita perlu memakai alamat IP atau Internet Protocol. Alamat IP lazimnya adalah sederetan angka-angka, namun sebagian besar user pasti akan kesulitan untuk menghafal serta mengingat angka-angka tersebut. Karena itulah dibutuhkan nama domain agar lebih mudah diingat user saat ingin mengakses suatu server.

Pusing?, ya intinya domain itu nama unik untuk website yang kalian sering akses, seperti facebook, twitter, instragram, youtube, dan lainnya. Domain dibuat agar mudah diingat dan hal tersebut unik dan tidak bisa digunakan oleh website lainnya.
 
Baca Artikel Lain ✨
📰 1. Cara Mudah Membuat File Manager pada Laravel read more
📰 2. Cara Upload Website ke Hosting Gratis dengan Github Pages read more
📰 3. Aplikasi LMS Terbaik dan Terpopuler Buat Belajar Online Sekolah dan Kampus read more


Tingkatan Domain

Setelah kita mengetahui apa itu domain. Selanjutnya ada pembahasan yang tidak kalah menarik terakit domain, yaitu tingkatan di dalam domain itu sendiri. Tingkatan domain terbagi menjadi tiga bagian:


1. Top-Level Domain

Top-level domain yang biasa disingkat dengan TLD merupakan ekstensi nama domain pada bagian terakhir, yaitu setelah tanda titik. Contohnya; .com, .net, .id, dan lainnya.


2. Second-Level Domain

Second level domain atau yang biasa disingkat dengan SLD adalah sebuah nama domain yang juga merupakan nama domain setelah ekstensi Top level domain. Umumnya mengacu pada suatu organisasi, lembaga, instansi, perusahaan, produk, atau merk yang mendaftarkan nama domain pada satu register domain. Contohnya sahretech.com, sahretech merupakan second level domain sedangkan .com merupakan top level domain.


3. Third-Level Domain

Third-Level Domain juga bisa kita sebut dengan sub domain. Yang bisa kita ibaratkan sebagai anak dari website utama. Contohnya: blog.mustechs.com, mail.sahretech.com, meet.google.com, price.wordpress.com, dsb. Blog atau mail atau meet atau price sebagai third-level domain, lalu diikuti dengan second-level domain, dan yang terakhir ada top level domain.

contoh level domain
Contoh Level Domain



Fungsi Domain Secara Umum

Selain seperti yang telah dijelaskan di atas tadi, bahwa domain berfungsi untuk memberikan kemudahan pada user , fungsi lain dari domain juga adalah sebagai identitas online atau merek bisnis di internet.

Pemasaran secara online adalah suatu hal yang sangat penting di era teknologi digital saat ini. Penggunaan nama domain yang unik, gampang diingat serta terdengar familiar ditelinga pengguna akan membawa banyak keuntungan khusus nya bagi pemilik dan pelaku bisnis. Tak jarang demi untuk mendapatkan sebuah nama yang membawa keberuntungan tersebut banyak pebisnis online Yang melakukan riset khusus terlebih dahulu.


Jenis-Jenis Domain dan Tujuannya

Selain tingkatan, domain juga dikelompokan berdasarkan fungsi dan tujuannya masing-masing. Nah, klo kalian biasa lihat website ada yang .org atau .gov atau .id, dsb, itu punya tujuannya masing-masing. Simak tujuan dari setiap TLDnya masing-masing di bawah ini


1. Generic Top Level Domain (gTLD)

Generic Top Level Domain adalah TLD yang biasa digunakan untuk menamai alamat website dengan tujuan yang umum seperti bisnis, organisasi, instansi, dan lain sebagainya. Tiap TLD memiliki tujuan yang spesifik, tetapi terkadang tidak jarang banyak website menggunakan TLD yang tidak tepat. Meskipun sah-sah saja tapi bagi sebagian orang yang tahu mungkin merasa aneh dan tidak jarang orang menganggap website tersebut bukan website resminya.

.com: digunakan di situs komersial atau bersifat internasional.
.biz: digunakan untuk situs bisnis.
.info: digunakan untuk situs informasi.
.edu: digunakan untuk situs pendidikan.
.org: digunakan untuk situs organisasi.
.gov: digunakna untuk situs pemerintahan.
.mil: digunakan untuk situs militer.
.net: digunakan untuk jaringan atau internet
.ac.id: digunakan untuk situs perguruan tinggi atau universitas
.sch.id: digunakan untuk situs sekolah


2. Contry Code Top Level Domain (ccTLD)

Berbeda dengan gTLD, ccTLD lebih spesifik ke negera yang dituju. Bila kalian pernah melihat website dengan domain .id di belakangnya artinya itu website dari Indonesia. Meskipun spesifik ke negara tertentu, tetapi website dengan domain ini tetap dapat diakses di belahan dunia manapun. Hanya saja untuk sebagian mesin pencari, website yang menggunakan ccTLD tidak direkomendasikan dalam pencarian di negara-negara lain, karena dianggap tidak relevan dengan pencarian dan bahasa yang dicari pengguna.

.id: untuk situs di negara Indonesia.
.us: untuk situs di negara Amerika.
.uk: untuk situs di negara Inggris.
.sg: untuk situs di negara Singapura.
.my: untuk situs di negara Malaysia.
.cn: untuk situs di negara Cina/ Tiongkok.

Jika suatu domain sudah digunakan, maka website lain tidak akan bisa menggunakannya. Karena sebelum membeli domain, penyedia domain akan menampilkan informasi apakah nama domain sudah digunakan atau belum. Jadi jika kalian punya nama domain yang unik secepatnya daftarkan agar tidak digunakan oleh orang lain.

Selain nama domain setiap jenis TLD seperti .com, .net, .info, .id, dan sebagainya memiliki harga yang berbeda beda. Jadi selain menentukan tujuan pastikan juga sesuai dengan budgetmu, pilih TLD yang paling tepat dan benar-benar menggambarkan tujuan dari website yang kalian buat.

Ok, sekian artikel kali ini tentang pengertian domain, level, dan jenis-jenis domain. Semoga bermanfaat, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar kalian di bawah ini. Jangan lupa kasih komen dan share sebanyak-banyaknya ke teman-teman kalian. Sekian dan sampai jumpa di artikel seru lainnya.:D

No comments

Jangan lupa kasih komentar ya!. Karena komentar kalian membantu kami menyediakan informasi yang lebih baik