Pengertian Two Factor Authentication, Jenis dan Alasan Menggunakannya

Share:
Pengertian Two Factor Authentication, Jenis dan Alasan Menggunakannya
Halo semuanya, kembali lagi di sahretech. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah fitur keamanan canggih yang banyak digunakan saat ini, yaitu fitur 2FA atau fitur two factor authentication. Ayo ikuti selengkapnya di bawah ini!.



Baca Artikel Lain ✨
📰 1. Membuat Web SPA Tanpa Reload dengan Vue Router & Laravel read more
📰 2. Apa itu Vuetify?, dan Bagaimana Cara Menggunakannya pada Vue Js read more
📰 3. Cara Mudah Menggunakan Vue Router read more


Apa itu Two Factor Authentication

Two Factor Authentication adalah singkatan dari 2FA, fitur ini juga bisa kita sebut dengan two step verification. Yaitu sebuah fitur keamanan ekstra untuk menjaga akun tetap aman dari orang-orang yang tidak memiliki akses.

Disebut dengan Two Factor Authentication karena user perlu data lainnya selain username dan password untuk bisa masuk ke dalam sistem. Fitur ini sekarang banyak digunakan, terutama pada aplikasi perbankan dan keuangan. Biasanya two factor authentication diterapkan saat hendak melakukan transaksi keuangan, atau saat hendak melakuan aktivitas sensitif yang membutuhkan pengaman tambahan.

Salah satu contoh penerapannya adalah pin OTP. Saat kalian hendak melakukan aktivitas tertentu di dalam sebuah aplikasi, biasanya aplikasi akan meminta kalian untuk memverifikasi diri. Aplikasi akan mengirim nomor pin melalui nomor telpon yang kalian daftarkan. Setelah pin OTP ini masuk melalui SMS, input ke dalam aplikasi lalu kalian bisa melakukan aktivitas yang diinginkan.

Fitur kerja keamanan ini sangat sederhana. Orang mungkin bisa dengan mudah menebak username dan password yang kalian miliki, namun mereka tidak memilki akses ke pin OTP yang telah saya sebutkan di atas.
ilustrasi 2fa
2FA Illustration






Kenapa Menggunakan Two Factor Authentication

1. Mudah Lupa

Password yang kuat adalah yang tediri dari huruf besar, huruf kecil, angka, karakter. Hal ini cukup ampuh, namun semakin sulit membuat password semakin mudah untuk lupa. Apalagi jika kalian hanya sesekali masuk ke dalam akun pribadi kalian.

2. Password Terlalu Umum dan Mudah

Jika menggunakan kata sandi yang sulit orang akan lupa, dan jika menggunakan kata sandi yagn mudah orang lain akan mudah menebaknya. Password yang terlalu mudah memang lebih mudah diingat tapi risikonya jauh lebih besar daripada password yang memiliki susunan dan karakter yang sulit.

3. Terlalu Banyak Akun

Terlalu banyak akun juga menjadi salah satu alasan kenapa harus menggunakan fitur keamanan ini. Bahkan jika kalian menerapkan two factor authentication akun kalian akan lebih terjamin, karena selama kalian memiliki otoritas terhadap akun tersebut, lupa password berapa kalipun kalian tetap bisa masuk.


Jenis-jenis Two Factor Authentication

1. Hardware Token

USB token atau hardware token adalah metode yang cukup kuno dalam penerapapan fitur keamanan 2FA. Cara kerjanya kalian cukup menancapkan UBS Token setiap kali ingin masuk ke dalam aplikasi. USB Token memang cukup efektif, namun dinilai kurang efisien karena membutuhkan biaya pembuatan USB dan risiko kehilangan USB itu sendiri.

2. SMS 2FA

SMS 2FA atau yang kita kenal dengan OTP(one time passcode) ini adalah jenis 2FA yang paling banyak digunakan saat ini. Cara kerjanya sederhana, seperti yang telah saya jelaskan di bagian atas. Yaitu sistem akan mengirim kode OTP setiap user hendak masuk ke dalam sebuah aplikasi. Tokopedia, Gojek, Shopee dan aplikasi startup lainnya sudah menerapkan model 2FA ini.

3. Email 2FA

Sama seperti SMS 2FA atau OTP yang telah saya sebutkan di atas. Bedanya disini aplikasi akan mengirimkan kode pin melalui email. Kelebihan Email 2FA dari SMS 2FA adalah email lebih dinamis untuk digunakan, kalian bisa membuka email dari perangkat apapun dan dimanapun. Hal ini juga sekaligus sebuah kekurangan, karena biasanya sebuah email dapat digunakan pada perangkat lainnya.

4. Software Authentication

Selain menggunakan SMS dan Email, ada juga authentikasi menggunakan software, contoh aplikasi atau softwarenya adalah sperti Google Authenticator dan Authy. Cara kerjanya juga mirip dengan cara yang saya jelaskan di atas. Dimana software ini akan membuat pin setiap 30 detik sekali.

Autentikasi dua faktor ini bisa kalian gunakan pada aplikasi seperti instagram, facebook, gmail dan twitter. Untuk melihat cara menggunakan Google Authenticator klik linknya disini

Google Authenticator
Google Auhtenticator



5. Biometric Scan

Biomtric scan seperti fingerprint, retina mata, dan scanning wajah itu juga termasuk ke dalam kategori 2FA. Jenis 2FA yang terakhir ini cukup ampuh untuk menangkal pencurian akun. Karena identifikasi biometrik adalah hal yang unik dan tidak dimiliki orang lain.

Setiap jenis 2FA di atas memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Itulah kenapa banyak aplikasi menggunakan beberapa jenis 2FA sekaligus.

Penggunaan beberapa jenis 2FA sekaligus akan memudahkan user dalam memilih autentikasi yang mudah bagi mereka. Karena terkadang user bisa hilang kendali pada salah satu dari jenis 2FA di atas. Seperti kehilangan nomor telpon, lupa password email, sidik jari tidak terdeteksi karena terluka dan lainnya.



Ok sekian artikel kali ini mengenai pengertian two factor authentication, jenis-jenisnya dan alasan menggunakannya. Semoga bermanfaat. Jika ada yang ingin didiskusikan silahkan tanya langsung di kolom komentar di bawah ini atau tanya langsung melalui fanspage sahretech. Ok sekian dan sampai jumpa.

No comments

Jangan lupa kasih komentar ya!. Karena komentar kalian membantu kami menyediakan informasi yang lebih baik