Apa Saja Hal yang Dilakukan Saat Melakukan Maintenance Webiste?

Share:
Apa Saja Hal yang Dilakukan Saat Melakukan Maintenance Webiste
Bagi seorang web master, pemeliharaan atau maintenance website merupakan salah satu hal wajib dan utama yang tidak boleh diabaikan. Maintenance atau pemeliharaan website berguna untuk menjaga agar website dapat bekerja dengan optimal dan tetap berjalan sesuai fungsinya dengan baik. Berkat kemajuan teknologi digital dan diiringi dengan banyak nya layanan penyedia web hosting atau website builder sehingga proses membangun website menjadi lebih mudah dan cepat.

Supaya website yang kamu jalankan bisa sukses, kamu harus mengetahui cara untuk maintenance website yang baik dan benar. Karena sebagus apapun website design kamu, bila kamu abai dalam perawatannya bisa dipastikan lama kelamaan website mu akan rusak dan tidak berfungsi lagi.



Pengertian Serta Manfaat Maintenance Website

Website maintenance merupakan proses pemeliharaan website agar kita bisa yakin bahwa website tersebut dapat berjalan secara optimal dan seluruh komponen website dapat berjalan sesuai fungsi dan tujuan nya.

Bukan hanya appearance atau desain website saja yang dimaksud dengan komponen melainkan backend juga merupakan komponen utama yang difokuskan dari maintenance website. Perawatan website atau website maintenance harus rutin dilakukan secara berkala. Tergantung pada kebutuhan website itu sendiri , bisa dilakukan mingguan, bulanan atau beberapa bulan sekali.

Kamu bisa melakukan Website maintenance sendiri atau bisa juga memakai bantuan plugin maupun pihak ketiga yang melayani website maintenance. Manfaat yang didapat dari rutin melakukan Website maintenance secara berkala adalah sebagai berikut:

⦿ Melindungi website kamu dari semua kejahatan cyber atau cybercrime dan ancaman lain yang ada di internet.
⦿ bila kamu sering melakukan maintenance dan selalu up-to-date dengan web trend yang ada, mesin crawler akan lebih mungkin untuk mengindeks situs kamu di Google.
⦿ Website yang memiliki respon yang cepat dan desain yang SEO-friendly umumnya akan menghasilkan lebih banyak leads dan juga conversion rate.
⦿ Backup berkala pada file-file di situs kamu juga akan dilakukan website maintenance. Sehingga situs kamu akan terlindungi dari permanent data loss jika diserang hacker atau terjadi kesalahan di server tempat mu menyimpan website.
⦿ kamu lebih mudah menemukan masalah yang memiliki potensi untuk merusak situs dan bisa cepat mengatasinya sebelum terlanjur semakin parah.


5 Hal yang Dimaintenance dari Website

Setiap website memiliki kebutuhan yang berbeda, tapi ada beberapa cara universal yang dapat diterapkan saat kamu melakukan maintenance website. Contohnya :


1. Kecepatan halaman website

Salah satu prioritas utama dari maintenance website adalah kecepatan halaman website. Semua orang pasti tidak betah berlama-lama menunggu halaman website menyelesaikan loading.

Lambat nya halaman website juga dapat meningkatkan persentase bounce rate kamu lho. Sebesar 57% responden memilih untuk meninggalkan website yang memakan waktu lebih dari 3 detik hanya untuk proses loading. Website yang lamban juga tidak SEO-Friendly sehingga akan mendapat ranking rendah pada Search Engine Result Pages (SERPs).

Gunakan tool seperti Google PageSpeed Insight atau GTMetrix untuk mengukur kecepatan proses loading halaman website kamu. Bila kamu pengguna Wordpress, kamu juga memasang plugin page speed yang mendukung contohnya W3 Cache atau WP Rocket.


2. Periksa semua fungsi dan komponen website

Kamu pernah mencoba membuka sebuah website tapi ternyata malah menemukan error 404 di halaman tersebut, kamu pasti Kecewa sekali karena terhalang untuk membuka website tersebut kan?. Semoga hal ini tidak terjadi pada website kamu ya. Itulah gunanya website maintenance untuk mengantisipasi agar tidak terjadi komponen rusak atau broken components pada website kamu.

Untuk memastikan bahwa semua fungsi dan komponen yang ada pada website berjalan dengan semestinya, caranya cukup sederhana saja. Cukup dengan menginstal plugin broken link checker kamu bisa memperbaiki broken link supaya tidak lagi error 404 pada situs kamu. Langkah selanjutnya adalah kamu wajib memeriksa apakah seluruh komponen telah terupdate dengan baik. Untuk kamu yang tidak sempat melakukan pemeriksaan satu persatu, silahkan aktifkan plugin atau fitur auto - update yang tersedia pada CMS Platform kamu.


3. Tinjau performa SEO website

SEO merupakan salah satu komponen utama sebuah website. Bila kualitas SEO kamu baik maka kamu bisa meningkatkan peringkat website kamu pada Search Engine Result Pages. Organik trafik yang akan didapat website kamu tergantung dari seberapa tinggi peringkat mu pada SERPs. Itulah sebabnya meninjau performa SEO website lewat maintenance website sangat dibutuhkan. Kamu bisa memakai tool seperti Google Analytics Dan Google Search Console untuk mengecek performa SEO situs kamu, juga untuk cek trafik, backlink dan masih banyak lagi.


4. Review dan update konten website

Maintenance website juga berguna untuk mereview dan update konten pada suatu website. Khususnya untuk kamu yang memiliki side blog dalam website mu. Karena Trend yang silih berganti di internet sehingga penting buat kamu untuk terus mereview dan mengupdate konten website sesuai dengan trend yang relevan. Dengan terus mereview dan mengupdate konten, performa SEO website kamu pasti akan meningkat.


5. Hapus komentar Spam

Tahukah kamu bila ternyata komentar spam pada website mu bisa membawa file-file berbahaya seperti virus dan Malware, seringkali para hacker meninggalkan komentar di sebuah website yang memiliki banyak trafik untuk mencari korban atau mangsa lewat link yang dibagikan pada komentar tersebut.

Supaya terhindar dari Malware dan file jahat, kamu harus terbiasa menghapus komentar spam di saat sedang melakukan maintenance website. Kebiasaan ini juga akan membuat pengunjung website mu terhindar dari kejahatan hacker yang meninggalkan link tersebut.

No comments

Jangan lupa kasih komentar ya!. Karena komentar kalian membantu kami menyediakan informasi yang lebih baik