Pengertian IoT, Cara Kerja, dan Unsur-unsur di Dalam IoT

Share:
Pengertian IoT, Cara Kerja, dan Unsur-unsur di Dalam IoT
Halo semuanya, kembali lagi di sahretech. Di zaman modern seperti sekarang ini, kamu pasti sudah sangat familiar dengan teknologi smart home bukan? Dengan teknologi ini, kamu dapat mengontrol semua peralatan rumah tangga cukup melalui telpon pintar dimana saja dan kapan saja, sehingga memudahkan kamu menjalani hari-hari mu. Hal ini dapat terjadi karena adanya IoT atau Internet of things yang menghubungkan bermacam perangkat melalui internet.

IoT ini juga dapat dipakai untuk mempermudah pengambilan keputusan dalam sebuah kegiatan bisnis dengan cara mengumpulkan data-data yang dibutuhkan. Lantas bagaimana cara kerja IoT dan apa sebenarnya IoT itu, mari kita bahas di bawah ini.



Apa itu IoT?

Internet of things atau yang biasa disingkat IoT merupakan sebuah konsep yang menghubungkan antar perangkat bersensor melalui sambungan internet bertujuan untuk mengumpulkan data serta mentransfer data tersebut tanpa adanya campur tangan manusia maupun komputer. Internet of Things dalam bahasa Indonesia berarti "internet untuk segalanya".

Cara Kerja IoT
Konsep IoT, IoT Menghubungkan Banyak Perangkat Pintar dan Berbagi Data. Gregordy, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons

 

Dengan adanya bermacam-macam teknologi seperti sensor, QR code serta Radio Frequency Identification atau RFID yang ada di sebuah perangkat maka proses data pun bisa dilakukan. Perangkat yang terkoneksi kemudian mengumpulkan dan menganalisisa data yang masuk agar bisa menjalankan perintah kamu secara otomatis.

Sistem smart home atau otomatisasi operasional pada rumah maupun bangunan merupakan contoh penerapan IoT dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan dalam kegiatan bisnis contohnya adalah Scan barcode untuk mengecek harga sebuah barang dan QR code dalam proses pembayaran suatu transaksi.

IoT bisa juga digunakan untuk mengumpulkan bermacam-macam data dalam kegiatan bisnis, contohnya data aktivitas konsumen, cara kerja mesin dan alur stok ketersediaan produk. Data yang didapat kemudian diolah menjadi insight yang selanjutnya akan sangat berguna dalam upaya pengambilan keputusan bisnis seperti inovasi produk baru dan pengembangan fitur yang menunjang user experience.


Baca Artikel Lain ✨
📰 1. Membuat Web SPA Tanpa Reload dengan Vue Router & Laravel read more
📰 2. Apa itu Vuetify?, dan Bagaimana Cara Menggunakannya pada Vue Js read more
📰 3. Cara Mudah Menggunakan Vue Router read more



Cara kerja IoT

Pertama , sensor akan mengumpulkan data atau informasi yang berhasil terdeteksi. Contohnya sensor yang mendeteksi QR code yang menampilkan data pembayaran dari rekening konsumen. Kemudian sensor akan mengirimkan data pembayaran tersebut kepada cloud atau server, lalu cloud akan menyimpan dan memproses data pembelian memakai Machine Learning atau Artificial Intelligence.

Hasil dari pengolahan data tersebut akan membuat keputusan secara otomatis diperangkat kamu melalui jaringan internet, contohnya seperti menunjukkan data riwayat pembelian produk dan tren preferensi konsumen.



Unsur-Unsur dalam IoT

Bila tadi kita membahas cara kerja dan manfaat IoT, sekarang kita akan membahas mengenai unsur- unsur atau level dalam IoT.


1. Sensor

Sensor merupakan unsur pertama dalam IoT. Sensor sendiri merupakan perangkat yang berguna untuk merekam serta mengumpulkan data. Umumnya sensor berbentuk micro chip yang terpasang pada perangkat IoT, contohnya kamera, alat scan barcode dan GPS smartphone.


2. Konektivitas

Selanjutnya data yang terekam harus dikirimkan ke tempat pemrosesan data. Itulah sebabnya data membutuhkan konektivitas. Konektivitas merupakan unsur IoT yang menghubungkan antara satu elemen ke elemen lain pada ekosistem IoT. Contohnya antara sensor, perangkat serta penyimpan data.

Elemen - elemen tersebut akan dihubungkan dengan bermacam jenis sambungan Internet seperti WiFi, bluetooth bahkan satelit. Setiap jenis jaringan internet tersebut juga mempunyai tingkat jangkauan, konsumsi daya dan besaran bandwith yang berbeda - beda meskipun tujuan nya tetap sama yaitu mengirimkan data yang diperoleh ke tempat penyimpanan atau cloud.


3. Cloud

Dengan adanya konektivitas, maka data kamu dapat dikirimkan ke cloud. Cloud ini merupakan server yang menyimpan dan memproses data berdasarkan kebutuhan user IoT. Misalnya, barcode barang yang terekam sensor akan diolah menjadi harga barang yang ditampilkan pada layar komputer. Tidak hanya itu saja, data riwayat pembelian dari QR code dapat pula diolah menjadi data preferensi konsumen.


4. Artificial Intelligence

Teknologi yang memungkinkan sistem komputer, perangkat lunak dan program agar "berfikir" selayaknya otak manusia inilah yang disebut Artificial Intelligence. Contohnya mengolah data sesuai dengan kebutuhan pemakainya. Artificial Intelligence ini mengolah data dengan menggunakan Machine learning, yaitu sebuah mesin yang mampu mempelajari data secara otomatis meskipun tanpa pemrograman tertentu.

Intinya AI inilah yang membantu perangkat untuk mempelajari data dalam jumlah yang banyak , misalnya untuk menemukan pola atau tren dari sekumpulan data yang bertujuan agar menghasilkan pengambilan keputusan terbaik.


5. User Interface

User interface adalah unsur yang terakhir. Fungsinya untuk menunjukkan informasi yang telah diolah cloud kepada user IoT. Contohnya , tampilan pada smartphone yang menampilkan data temperatur AC baik di kantor ataupun di rumah kamu. Saat pemakaian dayanya telah melebihi batasan, kamu akan mendapatkan notifikasi di smartphone mu.

No comments

Jangan lupa kasih komentar ya!. Karena komentar kalian membantu kami menyediakan informasi yang lebih baik