Lima Fokus Organisasi Dalam Transformasi di Era Digital

Share:
Lima Fokus Organisasi Dalam Transformasi di Era Digital. IDC memprediksi bahwa sebanyak 60% CEO di kawasan Asia Pasifik akan menerapkan transformasi digital sebagai strategi utama perusahaan pada tahun 2017 silam. Padahal menurut laporan Gartner CIO Agenda Insight, pada tahun 2015, hanya 16% CIO yang menargetkan pendapatan bisnis melalui jalur digital. Namun, di tahun-tahun berikutnya terjadi peningkatan yang signifikan.





Di tengah animo tinggi terhadap digitalisasi, pelaku industri memerlukan cara-cara baru dalam menilai, mengawasi, serta mengelola keamanan informasi, khususnya di lingkungan bisnis digital. Oleh karena itu, pelaku bisnis dituntut untuk berinovasi agar dapat memahami sistem keamanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan mampu untuk diimplementasikan. Telkomtelstra mengindentifikasi 5 area yang harus diperhatikan para pelaku industri untuk menerapkan sistem keamanan maya secara cepat :

1. Kepemimpinan dan Pemerintahan

Atribut utama dalam menyeimbangkan antara kebutuhan melindungi keamanan perusahaan dan kebutuhan untuk menjalankan bisnis mencakup pengambilan keputusan, penentuan prioritas, alokasi dana, pengukuran, pelaporan, transformasi dan akuntabilitas.


2. Peningkatan Ancamana Lingkungan

Respons terhadap kejadian, yang meliputi serangan-serangan gangguan bisnis, harus menjawab permasalahan proses pemulihan dan ketahanan sistem


3. keamanan Informasi pada Kecepatan Bisnis

Bisnis digital bergerak dengan kecepatan yang lebih tinggi daripada bisnis tradisional. Sementara pendekatan keamanan tradisional yang dirancang untuk kontrol maksimal tidak akan sesuai dengan inovasi digital. Peluang bisnis, pengembangan, pengambilan keputusan dan ekspektasi di era digital harus dapat diselesaikan di saat yang tepat dan efisien, dengan kemampuan serta praktik-praktik baru.


4. Keamanan Informasi di Ambang Baru

Berbagai kasus terjadi mengenai pelanggaran keamanan saat ini telah mendorong perubahan terhadap strategi keamanan. Bahwa semua serangan tidak dapat dihindari, aktivitas malware saat ini terlalu sering terjadi, terlalu samar, serta terlalu inovatif bagi perusahaan yang hanya mengandalkan strategi sempurna.


5. Proses dan Manusia

Dengan percepatan bisnis digital serta kekuatan yang diberikan teknologi kepada individu saat ini, adalah sangat penting untuk mendorong perubahan perilaku dan keterlibatanm mulai dari pegwai sampai dengan pelanggan. Keamanan informasi harus mengakomodasi dan memenuhi kebutuhan manusia melalui perubahan peroses dan budaya


Dengan memperhatikan dan menerapkan lima area tersebut. Organisasi diharapkan dapat melindungi informasi dalam sistem TI-nya dari berbagai ancaman, termasuk ancaman malware yang telah tumbuh dan hadi di berbagai temapt. Sebanyak 85% pelanggaran keamanan memang dapat dicegah dengan memperbaiki kelemahan sistem TI. Namun, malware dapat menembus firewall dan tinggal di dalam sistem selama beberapa waktu, sampai malware tersebut diperintahkan untuk memulai serangan. Lima Fokus Organisasi Dalam Tranformasi di Era Digital


No comments