Internetan Lewat Cahaya Dengan Menggunakan Teknologi Lifi

Share:
Di era yang serba digital seperti saat ini, kebutuhan akan internet tidak lagi bisa dibendung. Bahkan saat ini bukan hanya sekedar internet, tapi dibutuhkan internet yang memiliki kecepatan tinggi untuk dapat menunjang segala kebutuhan yang ada. Internet yang lambat terkadang membuat sebagian orang frustasi, dan bahkan merugikan sebagian bisnis yang ada.

Para ahli terus berupaya dan berinovasi untuk menciptakan teknologi internet yang cepat dan murah. Di awali dengan media kabel, lalu transfer data dengan gelombang radio (wifi), dan yang saat ini sedang dikembangkan yaitu lifi. Apa itu lifi  dan bagaimana cara kerjanya ?


Apa Itu Lifi ?

Lifi adalah singkatan dari light fidelity, merupakan teknologi yang mirip dengan wifi. Bedanya wifi menggunakan frekuensi glombang radio untuk mentrasfer data, sedangkan lifi menggunakan cahaya untuk mentransmisikan data.

Jika dibandingkan dengan wifi, lifi 100 kali lebih cepat dibandingkan dengan wifi. dengan rata-rata kecepatan 1gb persecond. Segabaimana yang kita tahu bahwa cahaya memiliki kecepatan yang sangat-sangat cepat. Lalu istilah lifi sendiri diciptakan oleh seorang professor bernama Harald Haas dari Universitas Edinburgh, di tahun 2012 Haas mendirikan perusahaan Purelifi dengan tujuan menjadi pionir dalam teknologi komunikasi cahaya.

source : ted.com


Bagaimana Cara Kerja LIfi ?

Untuk membuat lifi ini bekerja, anda membutuhkan 2 sumber cahaya yang berada pada masing-masing ujung perangkat sumber cahaya yang dapat digunakan yaitu led, tau light sensor saat lampu led menyala sensor pada ujung perangkat lain akan mendeteksi dan mengartikannya sebagai biner. Dalam jumlah cahaya tertentu yang dikirimkan tadi, pesan akan dikirmkan dan akan ditangkap oleh detector cahaya pada perangkat lain.


Sebenarnya cara kerja lifi hampir sama dengan wifi hanya saja seprti yang saya jelaskan di atas wifi menggunakan gelombang radio sedangkan lifi menggunakan cahaya untuk mentransmisikan data

Meski memiliki kecepatan yang berkali-kali lipat dibandingkan wifi, lifi juga punya kelemahan. Untuk membuat jaringan lifi stabil dibutuhkan line offset yang sempurna agar internet dapat bekerja optimal, Seperti terhalang tembok atau bangunan besar, bisa jadi teknologi lifi melambat atau bahkan tidak dapat dipakai sama sekali.

No comments