Tahapan dan Prinsip Kebutuhan Perangkat Lunak pada RPL

Share:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarkaatuh, Alhamdulillah segala puji bagi Allah ta'ala yang telah melimpahkan rahmat dan rezekinya sehingga admin dapat kembali hadir memberikan artikel-artikel yang InsyaAllah bermanfaat.Kali ini admin ingin menulis prinsip-prinsip perangkat lunak yang ada pada pelajaran RPL (rekayas perangkat lunak).

Definisi Kebutuhan perangkat lunak

Pada dasarnya kebutuhan perangkat lunak adalah hal penting yang harus diperhatikan oleh pengembang. Karena, kebutuhan perangkat lunak inilah yang menjadi pokok utama permasalahan perangkat lunak yang akan dibangun. kebutuhan perangkat lunak pada dasarnya adalah kombinasi-kombinasi kebutuhan berbagai macam orang di suatu organisasi di mana perangkat lunak akan dioperasikan.

Kebutuhan perangkat lunak meliputi :

Elisitasi 

tahap elisitasi adalah tahap awal untuk memahami apa saja kebutuhan yang harus dipecahkan oleh perangkat lunak. Dengan fokus mecari asal-usul kebutuhan perangkat lunak. Salah satu prinsip dasar pada tahap ini adalah komunikasi yang efektif anatara berbagai stakeholder untuk merumuskan kebutuhan apa saja yang perlu dikembangkan dari sebuah perangkat lunak.
  1. Sumber kebutuhan, kebutuhan perangkat lunak muncul dari berbagai sumber diantaranya adalah :
    1. Tujuan, tujuan bisa memberikan motivasi terhadap perangkat lunak yang akan dibangun karena tujuan biasanya menyebutkan apa yang ingin diraih oleh sebuah organisasi/perusahaan tersbut. Meskipun begitu, tujuan masih samar dan perlu penjelasan-penjelasan yang lebih detail lainnya dari beragai stakeholder
    2. Pengetahuan akan domain (area), sudah menjadi kerahurasan bagi pengembang untuk mengetahui area dan batasan-batasan yang perlu diperhatikan oleh seorang programmer dalam mengembangkan suatu perangkat lunak
    3. Pihak yang berkepentingan (stakeholder), stakeholder adalah orang yang paling banyak memiliki informasi tentang kebutuhan suatu perangkat lunak. Jika kita mampu mendengarkan dan menanggapi kebutuhan mereka, maka aplikasi yang akan dibangun akan sesuai dengan kebutuhan mereka. Terkadang banyak aplikasi yang dibangun tapi hanya condong ke pihak-pihak lain, sehingga beberapa pihak yang memiliki kepentingan di dalamnya merasa dirugikan padahal pihak yang dirugikan tersebut termasuk ke dalam stakeholder dan wajib diperhatikan.
    4. lingkungan operasional, kebutuhan akan dibangun dimana perangkat lunak tersebut akan dijalankan. Apakah di lapangan ? atau di kantor atau di lingkungan-lingkungan lainnnya
    5. lingkungan organisasional, suatu perangkat lunak biasanya dibuat untuk menunjang bisnis, maka perlu diperhatikan kebutuhan-kebutuhan apa saja yang wajib dipenuhi oleh perangkat lunak bagi lingkungan oragniasi. Yang perlu diperhatikan adalah struktur , budaya, dan politik yang terdapat pada organisasi tersebut.
  2. Teknik Elisitasi, setelah kita tahu dari mana saja kebutuhan itu diperoleh, maka kita juga perlu tahu bagaimana informasi itu dapat disampaikan secara akurat. Karena dan sering kali, para pelanggan tidak dapat menggambarkan atau mendeskripsikan kebutuhan apa yang perlu ditangani oleh sebuah perangkat lunak. Maka perlu teknik-teknik pengumpulan data yang baik sehingga kebutuhan yang dikatakan dari pengguna dapata dikonversikan dengan benar
    • wawancara
    • Sekenario, sekenario semacam tahapan-tahapan dengan mengajukan beberapa pertanyaan seperti bagaimana jika, atau bagaimana ini dikerjakan, dsb
    • prototipe
    • pertemuan terfasilitasi
    • observasi

Analisis

Setelah kita berhasil mendapatkan data-data tentang kebutuhan perangkat lunak yang akan dibangun, saatnya kita menganalisa kebutuhan tersebut. Di dalam tahap ini terdapat beberapa hal yang perlu diuraikan. data yang kita dapatkan dari tahap analisis kita klasifikasikan kembali menjadi 
  • Kebutuhan fungsional dan non-fungsional
  • Kebutuhan emergent property
  • Kebutuhan produk dan proses
  • Prioritas
  • Cakupan perangkat lunak
  • Stabilitas

Spesifikasi dan validasi kebutuhan perangkat lunak

  1. Menyiapkan 3 dokumen yang perlu dibuat
    • Dokumen definisi sistem
    • Spesifikasi kebuthan sistem
    • Spesifikasi kebutuhan perangkat lunak
  2. Validasi kebutuhan, 3 dokumen yang telah kita siapkan selanjutnya divalidasi. pada tahap validasi ini apakah kebutuhan-kebutuhan yang telah ditentukan telah disesuaikan dengan kebutuhan standard suatu perusahaan, mudah dipahami, konsisten, dan lengkap
    • review kebutuhan
    • prototyping
    • Validasi model
    • Uji kelayakan

Menajemen kebutuhan selama siklus hidup perangkat lunak

Pada tahap ini organisasi perlu mendokumentasikan dan mengatur kebutuhan-kebutuhan perangkat lunak. 
  1. Pertumbuhan kebutuhan, Kebanyakan proyek didesak oleh lingkungannya, dan banyak perubahan, atau revisi, dari software yang ada. Sehingga, selalu tidak bisa melakukan implementasi kebutuhan proses secaralinear. Hampir tidak pernah ada kebutuhan perangkat lunak dalam skala besar yang dipahami dan dispesifikasi dengan sempurna.
  2. manajemen perubahan, Manajemen prubahan adalah pusat untuk mengatur kebutuhan perangkat lunak. Topik ini menggambarkan peran dari manajemen perubahan, prosedur yang diperlukan, dan analisa yang seharusnya digunakan untuk usulan pengubahan
  3. Atribut kebutuhan, Kebutuhan perangkat lunak sebaiknya tidak hanya terdiri dari perincian dari apa yang dibutuhkan, tapi juga dari informasi tambahan yang membantu mengatur dan menafsirkan kebutuhan tersebut. Mungkin juga memasukkan informasi tambahan seperti kesimpulan serta sumber daya dari masing-masing kebutuhan, dan perubahan sejarah. Atribut kebutuhan yang paling penting adalah sebuah pengenal yang membuat kebutuhan tersebut unik dan jelas.
  4. Penelusuran kebutuhan, Penelusuran kebutuhan fokus pada menelusuri sumber kebutuhan dan memprediksi efek dari kebutuhan tersebut. Prinsip dari penelusuran kebutuhan yaitu melakukan analisis dampak bila dilakukan perubahan. Kebutuhan perangkat lunak harus mampu telusur ke belakang dan siapa stakeholder yang mengajukannya.  Kebutuhan perangkat lunak harus mampu telusur ke depan yaitu kesesuaiannya dengan desain.

Tidak ada komentar

tidak diperbolehkan meninggalkan link aktif dalam kolom komentar,atau letakkanlah link aktif pada kolom yang telah disediakan.Jika melanggar,kami akan hapus komentar anda.....