Virtual Reality Ternyata Gak Cuman Buat Nonton Video & Bermain Game Saja!

Share:
Kecnggihan teknologi memang akan terus berkembang dari waktu ke waktu, bahkan jika mengikuti perkembangan teknologi gak bakal ada habisnya. Termasuk bagaimana kecanggihan teknologi yang dapat menyembuhkan beberapa penyakit atau gangguan kesehatan.

salaha satu teknologi yang canggih yang dapat mengobati beberapa penyakit atau ganguan kesehatan adalah Virtual Reality (VR), banyak yang mengira fungsi dari VR hanya untuk mennton video tau bermain game saja. Siapa sangka ternyata VR dapat digunkan untuk terpai bagi yang depresi serta stress berlebihan,


Experimen Dilakukan Degan Metode "Embodiment"

pixabay.com

Para peneliti dari University College London (UCL) melakukan experimen terhadap 15 pasien depresi yang berumur 21 hingga 61 tahun. Kelima belas orang ini diminta untuk memakai VR yang memunculkan perwujudan ilusi diri mereka sendiri atau disebut 'Embodiment' 


Para subyek penelitian ini dihadapkan pada suatu masalah, yaitu seorang anak kecil yang menagis. Dengan berbagai cara, mulai dari mengajak bicara hingga menggendong, anak kecil yang menagis itu perlahan memberi respon yang positif terhadap perhatian para subyek peneliti.


Dari experimen yang dilakukan selama tiga kali seminggu selam delapan menit saja, para peneliti melihat adanya perubahan mood dan sikap para subyek penelitian, sebelum dan sesudah experimen berlangsung.



VR Memberikan pengalaman dan Gambaran Diri Yang Berbeda
pexels.com
Para subyek penelitian adalah mereka yang mengalami depresi serta anxiety berlebihan. sehari hari pasien dihadapkan pada kondisi self-critical atau mengkritik diri sendiridan perasaan perasaan negatif yang terus menghantui.


Terapi selama delapan menit menggunakan VR memberikan pengalam seolah nyata bagi pasien, bagaimana menyintai diri sendiri, tidak terlalu keras terhadap dirinya sendiri dan rasa welas asih.


Para peneliti mengatakan, studi ini memang harus dikembangkan lebih lanjut lagi karena masih dilakukan dalam skal kecil. Tetapi para peneliti berharap agar bisa mengembangkan metode ini lebih besar lagi dan menjadi solusi terapi yang minim konsumsi obat medis bag pendrita deprsi atau anxiety.

Semoga kabar ini jadi kabar yang baik bagi para penderita depresi atau anxiety dan bermanfaat.

 (Sumber : https://science.idntimes.com/experiment/winda-carmelita/gak-cuma-bikin-acara-    nonton-jadi-seru-ternyata-virtual-reality-bisa-jadi-terapi-depresi?)




Tidak ada komentar

tidak diperbolehkan meninggalkan link aktif dalam kolom komentar,atau letakkanlah link aktif pada kolom yang telah disediakan.Jika melanggar,kami akan hapus komentar anda.....