Reza Pahlevi "Pencuri" Emas Ajang Mechartonic Level ASEAN"

Share:
Saat ini statusnya masih menjadi mahasiswa di salah satu univesitasn Mercu Buana di daerah Jakarta Barat. Tapi siapa sangka sosok laki-laki ini telah membuat indonesia menjadi salah satu negara di Asia yang tidak bisa dianggap remeh, terutama dalam bidang "Mechatronic"


Mechatronic sendiri pertama kali di kenalkan pada tahun 1969 oleh sebuah perusahaan yang berbasis di jepang yaitu Yaskawa Electric Cooperation. Tetsuro Mori adalah sosok insinyur dibalik lahirnya Mechatonoc.   Awalnya, mechatronic digunakan dalam bidang Feinwerktechnik,   teknik yang mengedepankan aspek ketelitian seperti pada pembuatan jam dan alat optik. Semakin berkembang, mechatronic ditambahkan sebagai ilmu baru.

Dalam pengaplikasiannya, mereka mechatronica hampir digunakan disemua bidang karena sifatnya yang aplikatif atau multiguna, sehingga mekhatronic sendiri bisa dipastikan memiliki peranan pada beberapa teknik yang meliputi teknik otomotif, teknologi penerbangan dan teknik industri.


Perjalanan Seorang Reza Pahlevi

M. Reza Pahlevi merupakan anak sulung pertama dari 2 bersaudara. Laki-laki kelahiran Lampung tahun 1994 ini besar dan mengenyam pendidikannya di jakarta. Di mulai dari pendidikan sekolah dasarnya yang dimulainya dari SDN 05 Wijaya kusuma, kemudian melanjutkan ke sekolah menengah pertama (SMP) 82 Jakarta. Setelah menyelesaiakan masa SD dan SMP, Reza melanjutkan ke SMA 16 Slipi. Pada saat masuk ke SMA Reza mengakui bahwa dirinya masuk dalam  besar, prestasi yang jelas membanggakan.

Baca Juga




Namun masa masa di SMA dijalani dengan sangat singkat, karena Reza hanya bertahan sampai semester pertama saja sebelum memutuskan untuk melamjutkan ke SMK 
 Jakarta. Ketika ditanya apa alasannya ia memustuskan untuk pindah, Reza menjawab "SMA bukans saya, di sana saya diajari teori-teori sedangkan saya lebih ke praktisi. Setiap hari ada ulangan dan saya tidak betah. Alhasil prestasi saya'meningkat'jadi posisi 2 tapi dari bawah"

Lingkungan masa kecl juga menjadi latar belakang hngga dirinya menjadi salah satu sosok yang cukup dikenal dalam bidang Mekatronik. Sedari kecil Reza sudah berinterkasi dengan hal hal yang berhubungan dengan elektrikal. Tidak tanggung tanggung, Reza sejak kecil bermain dengan tegangan  yang tidak bisa dianggap kecil, yakni 220V. Pamannya yang bergerak pada bidang reklame yang berurusan dengan kelistrikan membuatnya muali menyukai hal hal serupa. Dari situlah ketertarikan Reza dengan hal hal yang berbau kelistrikan.

Setelah lulus SMK, Reza tidak langsung meneruskan ke universitas Mercu Buana. Ia lebih memilih bekerja sembari melihat langsung seperti apa sih Mekatronika dalam kehidupan sehari hari dan industri, sebelum akhirnya ia mendapatkan beasiswa di Universitas Mercu Buana. Dalam dunia perluliahan, Reza mendapatkan pamggilan seleksi untuk mengikuti ajang Asean skill. Mewakili untuk wilayah barat,   Reza sempat merasakan berjuang untuk menjadi yang terbaik diantara mahasiswa mahasiswa lainnya yang tak kalah hebat. Beranggotakan dua orang yang memiliki fungsi sebagai mekanik dan progammer, Manam begitu  Reza menamai tim mereka, akhirnya keuar menjadi yang terpilih untuk berangkat ke Vietnam.

Asean Skill

Berangkat ke Vietnam juga memiliki suka duka yang tidak terlupakan, mulai dari peralatan yang tiba-tiba menghilang dan tidak tahu  mengapa bisa ditemukan di Singapur. Meskipun awalnya mendapat tekanan yag cukup hebat, Reza dan rekannya tetap tenang untuk mengikuti ajang bergengsi yang diselenggarakan tiap beberapa tahun tersebut.  Berbekal semangat yang sangat tinggi, Reza akhirnya menyabet mendali emas di negeri orang.

Memiliki strategi yang baik, kecepatan dalam mendesain rupa, pengetahuan yang baik pada bidangnya dan kecepatan letika menyelesaikan masalah adalah poin-poin yang membuat Reza dan tim keluar sebagai pemenang dalam ajang tersebut.
(sumber : Majalah CHIP september 2016)


Tidak ada komentar

tidak diperbolehkan meninggalkan link aktif dalam kolom komentar,atau letakkanlah link aktif pada kolom yang telah disediakan.Jika melanggar,kami akan hapus komentar anda.....